Deskripsi Diri
Assalamu’alaikum, Halo
!!
Ajeng Ayu Pranata, itu
nama lengkap pemberian dari Ayahku, tapi aku biasa dipanggil Ajeng atau Ayau
(dari nama tengah) oleh teman-temanku. Mungkin sebagian orang akan berfikir
kalo aku seorang anak perempuan dari keturunan jawa, tapi itu salah !! karena
kedua orang tua ku asli orang Subang, yang sebagian besar masyarakatnya
berbahasa dan berbudaya Sunda. Aku lahir di Subang pada tanggal 11 mei 2000. Aku tidak mempunyai saudara kandung atau
dengan kata lain, aku anak tunggal. Mungkin sebagian besar dari mereka
beranggapan kalau anak tunggal itu enak, selalu dimanja, keinginannya selalu
dipenuhi atau apalah itu. Tapi, pada kenyatannya tidak demikian, anak tunggal
itu pasti merasa kesepian karena tidak ada saudara kandung. Anak tunggal
juga mempunyai tanggung jawab yang
sangat besar akan kedua orang tuanya. Tapi aku selalu bersyukur atas
bagaimanapun keadaanku, mungkin memang ini jalan yang terbaik dari Allah, aku
juga bersyukur walaupun aku tidak mempunyai saudara kandung tapi kaka sepupuku
yang laki-laki tinggal bersama dirumah kedua orangtuaku, bagiku ia sudah
seperti kaka kandungku.
Aku, kedua orangtuaku ,
dan seluruh anggota keluarga besarku Alhamdulillah Islam. Ya walaupun kami
dilahirkan Islam turunan, tapi itu adalah nikmat yang sangat luar biasa, yang
mempermudah kami untuk lebih mengenal agama yang sempurna dari Allah S.W.T..
Aku dibesarkan di
sebuah desa bernama Desa Dukuh, Kec. Ciasem yang berada di Subang bagian utara
atau biasa orang kenal dengan sebutan ‘Subang Pantura’. Ayahku adalah seorang
wiraswasta, sedangkan ibu ku sepenuhnya sebagai ibu rumah tangga. Dari aku
kecil sampai kemarin SMA (karena sekarang belum tau), teman-temanku lebih
banyak laki-laki, aku juga gak ngerti kenapa lebih nyaman berteman dengan
laki-laki. Dan juga, hobi ku sewaktu kecil sedikit berbeda dengan anak
perempuan pada umumnya yang biasanya hobi masak-masakan, aku tidak begitu suka
itu, aku lebih suka main mobil-mobilan, main bola di lapangan, main gundu di
pelataran tetangga, atau main layang-layang. Tapi, untuk sekarang aku senang
dengan fotografi, dan mulai suka belajar masak. Karena sejak SMA kemarin sering
di tantang mama masak sendiri.
Aku hidup di lingkungan yang cukup baik, entah dari
segi agama, pendidikan, juga sosialnya. Sejak SMP aku sudah mempunyai banyak
relasi. Bergaul dengan orang-orang dari berbagai kalangan membuatku semakin
merasa bersyukur dan bersemangat untuk mencapai kesuksesan. Aku mempunyai band
favorit yang sampe sekarang masih aku suka, walau sudah tidak se-menggilai dulu, slank namanya.
Dari fans club itu aku
belajar banyak tentang berorganisasi diluar sekolah,bertemu, sekaligus belajar
langsung dengan orang-orang dari berbagai kalangan. Baik masyarakat,aparat juga
pejabat setempat dari beberapa kecamatan di subang.
Setelah lulus SMA, aku
memutuskan untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi,karena menurutku
masih terlalu banyak mimpi yang belum bisa kubeli (belum tercapai). Walaupun
aku tidak keterima di Perguruan Tinggi Negeri yang sudah aku incar dan
usahakan, aku tidak menyerah untuk mencari perguruan tinggi yang sudah dikenal
kualitasnya, sampai akhirnya aku keterima di Perguruan Tinggi Swasta yaitu Universitas
Gunadarma (UG) yang berlokasi di Depok. Aku memilih jurusan Teknik
Informatika di Universitas Gunadarma karena ‘katanya’ IT disini sudah dikenal
baik kualitasnya, ya walaupun itu semua sebenarnya balik lagi pada diri kita
sendiri. Alasan lain Aku memilih jurusan Teknik Informatika karena memang aku
suka hal-hal yang berbau teknologi, terlebih pada komputer atau Handphone. Apalagi di zaman sekarang, sepertinya
teknologi sangat banyak sekali berperan. Perkembangannya yang sangat pesat,
menimbulkan rasa kagum akan itu semua dan membuatku penasaran juga ingin
menguasainya. Alhamdulillah orang tua mendukung hal itu, walaupun awalnya
sebagian besar keluargaku menyarankan untuk masuk dunia kesehatan (kedokteran),
tapi mereka tidak memaksakan keinginannya dan tetap mendukung apa yang aku
pilih. Aku masuk kelas 1IA09 yang Alhamdulillah teman-teman sekelasku sangat baik-baik dan tidak pelit untuk berbagi ilmu.
Targetku untuk
kedepannya, aku ingin fokus pada 1 hal di duniaku yang sekarang (Teknik
Informatika), aku ingin ilmu yang aku punya bisa benar-benar direalisasikan,
bukan hanya sekedar tahu atau untuk mengejar nilai (IPK) yang tinggi saja.
Universitas Gunadarma
ya! Itu kampusku yang sekarang, yang jauh dari kampung halamanku. Jarak Subang
– Depok yang tidak memungkinkan untuk pulang-pergi, membuatku harus berani
tinggal jauh dari orangtua dengan cara kost (karena UG tidak menyediakan asrama).
Tapi, aku bersyukur karena dengan tinggal sendiri aku bisa belajar mandiri baik
itu dari membersihkan seluruh sudut ruangan kamar kost, mencuci, memasak nasi,
juga dalam mengatur keuanganku pastinya. Aku sangat bersyukur, orangtua sangat
mendukung pendidikanku. Aku kuliah bukan untuk besenang-senang, berleha-leha,
atau sekedar menghabiskan masa mudaku. Tapi aku ingin mempunyai modal yang
cukup (ilmu) untuk membahagiakan orangtuaku, aku punya kewajiban dan tanggung
jawab yang besar dari itu. Tapi, aku tidak menjadikan semua itu sebagai beban,
Karena semakin kita merasa terbebani, maka semakin berat pula untuk kita
menjalaninya. aku yakin In Syaa Allah aku akan lulus tepat waktu dengan ilmu
bermanfaat yang cukup untuk jenjangku.
Bagiku, hidup itu ada 3
tahapan, yaitu : NIAT, Do'a dan Hasil.
• Segala sesuatu itu
tergantung pada Niatnya, jika niat kita baik, maka In Syaa Allah segalanya akan
dipermudah. Begitu pula saat kita menempuh pendidikan. Kita membutuhkan Niat
dan tekad yang kuat agar tidak mudah menyerah.
• Do’a dan Usaha, kalau
kita punya niat yang baik tapi tidak dibuktikan dengan do’a juga usaha, maka
selamanya niat baik itu tidak akan pernah terwujud. Karena dari itu kita harus
menuangkan niat baik kita melalui do’a dan usaha. Begitu juga saat kita sedang
dalam masa pendidikan. Kita bukan hanya cukup berniat untuk mencapai sesuatu
yang baik yang kita inginkan, tapi kita harus menuangkannya dengan rajin
belajar dan dengan disertai do’a agar dipermudah dan kelak mendapat hasil yang
baik pula.
• Hasil, hasil adalah
suatu titik pencapaian dari niat yang dituangkan dalam usaha dan do’a. Kadang
walaupun niat kita sudah kuat dan baik, sudah bekerja keras dalam berusaha,
juga selalu disertai dengan do’a. Namun hasilnya tidak seperti apa yang kita
harapkan, maka itu mungkin suatu teguran/ujian agar kita mau berusaha dan
berdo’a dengan lebih baik dan lebih semangat lagi. Atau bisa juga itu memang
yang terbaik yang Allah pilihkan untuk kita.
Jadi, pada intinya kita
harus selalu bersyukur dengan apapun dan bagaimanapun keadaan kita saat ini.
Jalani, Nikmati dan Syukuri apapun yang terjadi di hidup kita.
Bertaubat untuk hari
kemarin, Bersyukur untuk hari ini dan Berdo’a juga berusaha untuk hari esok.
Wassalamu’alaikum J

Komentar
Posting Komentar